Tampilkan postingan dengan label Liga Inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Inggris. Tampilkan semua postingan

Hughes dari Wales hingga London

|| || , || Leave a komentar

Mark Hughes - Mantan Pelatih Queens Park Rangers (Foto: Reuters)
Mark Hughes - Mantan Pelatih Queens Park Rangers
TOPLESS - London - Mark Hughes mengawali debut kepelatihannya pada tahun 1999, saat itu dia menangani timnas Wales. Ketika ia telah mengambil alih Wales, tidak ada kemajuan berarti yang diberikan Hughes. Tapi, dalam lima tahun dengan Hughes bertugas Wales berhasil menembus Kualifikasi Euro 2004. Wales berhasil mengalahkan Italia di babak kualifikasi grup, tapi langkahnya terhenti oleh Rusia.

Selepas menangani Wales, Hughes meneruskan karier dengan melatih Blackburn Rovers pada 2004. Di musim pertamanya target utama Hughes ingin menyelamatkan Blackburn dari zona degradasi saat itu. Lewat kepelatihan Hughes, Blackburn berhasil menembus semifinal piala FA yang baru dirasakan Blackburn selama 40 tahun terakhir.

Musim kedua Hughes di Blackburn, grafik meningkat sangat terlihat. Saat itu Hughes. Secara mengejutkan, Blacburn Rovers mampu menduduki enam besar Liga Premier dan lolos ke Piala UEFA, mengalahkan tim seperti Chelsea, Manchester United (dua kali) dan Arsenal.

Atas prestasinya tersebut, Mark Hughes meraih penghargaan sebagai Manajer terbaik di Liga Inggris pada 2007. Hughes hanya bertahan empat musim bersama Rovers, berakhir pada 2008.

4 Juni 2008, Hughes menandatangani perjanjian kontrak dengan Manchester City untuk menggantikan pelatih sebelumnya, Sven Goran Eriksson.Pemilik City saat itu, Thaksin Shinawatra menjadikan Hughes sebagai pilihan pertama untuk pengganti Erikssen. Hughes hanya bertahan selama satu musim di City.

Hughes dipecat oleh klub setelah City dikalahkan Manchester United pada semifinal leg 2 Piala Liga dan posisinya digantikan oleh Roberto Mancini pada 19 Desember 2009.

Selama musim 2010-2011, Hughes merapat ke Fulham setelah kepergian manajer sebelumnya, Brendan Rodgers ke Liverpool. Hughes menyetujui kontrak dua tahun dengan klub London dan secara resmi diperkenalkan kepada media pada tanggal 3 Agustus 2010 sebelum pertandingan Fulham melawan Werder Bremen pada 7 Agustus 2010.

Hughes mengundurkan diri sebagai manajer Fulham pada 2 Juni 2011 setelah menghabiskan kurang dari 11 bulan di klub. Setelah kepergiannya ia berkata,“Sebagai seorang manajer, muda yang ambisius saya ingin pindah untuk melanjutkan pengalaman saya”

Menanggapi pengunduran diri Hughes, pemilik Fulham Mohamed Al-Fayed menyebut Hughes dengan sebut “orang aneh” dan tidak tahu terima kasih karena sudah diberikan kesempatan melatih setelah dipecat oleh Manchester City.

Pada 10 Januari 2012, Hughes menyetujui kontrak dengan Queens Park Rangers selama dua setengah tahun menggantikan pelatih sebelumnya Neil Warnock.Prestasi Hughes di QPR musim ini sangat buruk, dari 12 pertandingan yang dijalani, Queens Park Rangers belum pernah sekalipun menang dan berada di dasar klasemen. Tanggal 23 November 2012, Hughes resmi dipecat oleh

Sumber

Benitez Mulai Latih Terry Cs

|| || , || Leave a komentar

Rafael Benitez (foto: Ist)
Rafael Benitez
LONDON – Rafael Benitez telah bertemu John Terry dkk untuk melatih Chelsea. Kedatangan Benitez ini diharapkan bisa mengobarkan kembali api semangat The Blues pascakekalahan yang mereka alami.

Seperti diberitakan dilansir Sky Sport pelatih asal spanyol itu pada Kamis (22/11/2012) pagi waktu setempat dikabarkan sudah berada di Stamford Bridge, selang beberapa jam setelah pemecatan Roberto Di Matteo, akibat kekalahan Chelsea 0-3 atas Juventus di Liga Champions.

Sementara itu kedatangan Benitez ke London ini, seusai kepergiannya dari Timur tengah. Dalam waktu yang singkat, Benitez harus mempersiapkan tim untuk pertandingan penting Minggu nanti saat Chelsea menghadapi Manchester City di Premier League.

Sedangkan Fernando Torres akan kembali bereuni dengan Benitez di London, karena sebelumnya kedua sosok ini pernah satu klub saat sama-sama membela Liverpool. Benitez berharap striker asal Spanyol itu dapat kembali produktif di tangannya.

Benitez merupakan pelatih kesembilan di bawah kepemilikan Roman Abramovich. Kini mantan pelatih Inter Milan itu harus secepat mungkin meramu tim, mengingat Chelsea langsung dihadapkan pada tiga partai penting di Premier League. Selain City, The Blues juga akan ditantang Fulham dan West Ham United.

Sumber

Performa QPR Jeblok, Hughes Belum Mau Mundur

|| || , || Leave a komentar

Mark Hughes. (Foto: Getty Images)
Mark Hughes.
TOPLESS - LONDON - Raihan buruk Queens Park Ranger (QPR) terus berlanjut usai dikalahkan oleh klub promosi Southampton dengan skor 1-3 di Loftus Road, Sabtu (17/11/2012). Pencapain buruk tersebut tak mampu menciutkan nyali pelatih QPR, Mark Hughes.

Desakan untuk Mark Hughes meletakkan jabatannya sebagai pelatih terus menguat belakangan ini. Pasalnya, hingga pekan ke-12 ini, QPR belum mengalami kemenangan sekali pun hingga berada di dasar klasemen dengan 4 poin hasil dari 4 kali seri dan 8 kali kalah.

Akan tetapi, mantan pelatih Manchester City menegaskan bahwa dirinya takkan lari melepaskan tanggung jawabnya sebagai pelatih. Hughes justru semakin tertantang untuk membawa QPR ke jalur yang benar.

“Saya takkan lari dari tantangan  yang besar ini. Itu akan menjadi tantangan besar yang akan saya hadapi pada Januari mendatang,” tegas Hughes.

“Tak banyak memilih kerjaan ini, saat saya menganggap pekerjaan ini tepat untuk saya dan akan mengambilnya. Itu akan menjadi hal yang problematik. Saya tidak punya banyak persiapan untuk ekpesktasi yang besar," sambungnya.

Meski begitu, ia sadar bahwa performa QPR saat ini telah membuat banyak pihak merasa kecewa. "Saya berharap kami memiliki musim yang bagus, tetapi sialnya itu tidak terjadi. Karena ekpektasi itu, banyak orang yang kecewa," pungkasnya.

Sedangkan, pemilik QPR Tony Fernandes sendiri mengaku kecewa dengan kekalahan yang terus dialami oleh klubnya. Ia pun berjanji akan memberikan yang terbaik bagi para fans QPR.

"Saya merasa sakit hati. Saya telah meletakkan hati dan jiwa ke dalam semua ini bersama dengan pemegang saham dan berharap dapat memberikan dukungan kepada pemain dan manajemen," ungkapnya, seperti dilansir The Sun.
"Saya hanya bisa meminta maaf kepada para penggemar. Kami akan terus berjuang. Pendukung kami sangat luar biasa, dan mereka pantas mendapatkan yang lebih baik," sambungnya.

Sumber

Susunan Pemain United vs Arsenal

|| || , || Leave a komentar
Foto: Robin van Persie
Foto: Robin van Persie
MANCHESTER – Duel klasik antara Manchester United kontra Arsenal akan digelar dalam hitungan beberapa menit ke depan. Baik United maupun Arsenal turun dengan kekuatan terbaiknya.

Di kubu United, Sir Alex Ferguson langsung menurunkan duet mautnya Wayne Rooney dan Robin van Persie. Bagi RvP, ini merupakan kali pertama dia harus berhadapan dengan mantan klubnya.

Untuk pos penjaga gawang, Fergie lebih memilih David De Gea ketimbang Anders Lindegaard. Di jantung pertahanan, pelatih kawakan Skotlandia ini menurunkan duet Rio Ferdinand dan Jonny Evans.

Sementara di kubu Arsenal, manajer Arsene Wenger menempatkan duet Lukas Podolski dan Olivier Giroud yang disokong Santi Cazorla di lini kedua.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Manchester United starting XI: 
De Gea; Rafael, Ferdinand, Evans, Evra; Valencia, Carrick, Cleverley, Young; Rooney, Van Persie.

Subs: Lindegaard, Anderson, Chicharito, Nani, Scholes, Powell, Wootton.

Arsenal starting XI: Mannone; Sagna, Santos, Mertesacker, Vermaelen; Arteta, Wilshere, Ramsey; Cazorla, Podolski, Giroud.

Subs: Martinez, Koscielny, Walcott, Coquelin, Arshavin, Jenkinson, Chamakh.

Sumber

Chicarito Langsung Fokus ke Chelsea

|| || , || Leave a komentar
Selebrasi dari gol  Javier Hernandez. (Foto: Reuters)
Selebrasi dari gol Javier Hernandez.
TOPLESS - MANCHESTER - Javier ‘Chicarito’ Hernandez berhasil mencetak dua gol sekaligus penentu kemenangan 3-2 Manchester United atas Sporting Braga, Rabu (24/10/2012) dini hari WIB. Tak ingin larut dalam kegembiraan, Chicarito langsung fokus ke laga berikutnya.

Menjamu Braga di babak penyisihan Liga Champions Grup H, United harus susah payah dalam meraih kemenangannya tersebut. Setan Merah sendiri harus tertinggal lebih dulu dengan skor 1 - 2 pada babab pertama.

Memasuki babak kedua, United berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak dua lagi dan menutup kemenangan ketiga mereka di Liga Champions musim ini dengan  skor 3-2 Gol tambahan United dicetak oleh Jonny Evans dan Chicarito.

Chicarito pun bersyukur dengan hasil yang diraih oleh timnya saat ini. Meski begitu, ia tak terlalu larut dalam kesenangan dan langsung mengalihkan perhatian ke laga kontra Chelsea, akhir pekan ini.

“Terpenting, kami bisa mencetak gol dalam laga kali ini. Sekarang saat kami mulai konsentrasi ke pertandingan selanjutnya, yaitu melawan Chelsea,” ujarnya, seperti dilansir BBC.

Dengan kemenangan ini, United berhasil mempertahan posisi mereka sebagai pemuncak klasemen Grup H dengan torehan 9 poin. Sedangkan, Braga berada di posisi ketiga dengan tiga poin. 
 

Arsenal Harus Lebih Baik Hadapi Bola Mati

|| || || Leave a komentar

Arsenal Harus Lebih Baik Hadapi Bola Mati

Arsenal Harus Lebih Baik Hadapi Bola Mati
Mikel Arteta 
LONDON - The Gunners kecolongan tiga gol melalui set-piece dalam dua laga terakhir. Pertama ketika imbang 1-1 dengan tuan rumah Manchester City, kemudian saat menelan kekalahan perdana musim ini dengan skor 2-1 kala menjamu Chelsea.
“Kami telah kemasukan tiga gol dari tiga set-piece dalam dua laga terakhir yang membuat kami kehilangan poin dan itu tak cukup bagus,” ucap Arteta di Sky Sports.
“Saya tak berpikir itu berhubungan dengan pertahanan, itu berhubungan dengan pengaturan individual dalam laga, entah itu tendangan bebas atau tendangan sudut atau apa pun, dan kami belum bertahan dengan baik dalam situasi bola mati tersebut dan kami kebobolan tiga gol dalam dua laga tersebut.”
“Anda tak bisa mengalahkan satu pemain, Anda harus melakukan halauan dengan cepat dan Anda tak boleh membiarkan pemain-pemain lawan berlari seperti itu ke dalam kotak penalti, tipe bola yang dikirimkan kurang lebih sama dalam kedua gol [Chelsea].”
“Sakit rasanya kehilangan poin di kandang sendiri menghadapi lawan seperti itu dan Anda merasa tak pantas kalah. Ini membuat frustrasi, tapi saya pikir ini memang kesalahan kami sendiri karena kami tak bertahan dengan baik dalam set-piece tersebut.”

Sumber